struktur dan bagian

Matahari terdiri dari enam lapisan atau enam struktur lapisan matahari. Berikut ini adalah struktur/ susunan lapisan matahari, dimulai dari lapisang yang paling luar:
1. Zona Inti Matahari
Energi hasil reaksi nuklir di inti matahari ini menghasilkan sinar gamma dan neutrino yang memberi tenaga luar biasa besar dan menghasilkan energi panas dan caha
ya yang dikeluarkan melalui radiasi hingga akhirnya dapat diterima oleh bumi. Zona inti matahari memiliki kepadatan kurang lebih150g/cm3. Suhu dan tekanan di dalam inti matahari  masuk kategori sangat tinggi, yaitu 15juta derajat celcius. Total besar inti matahari adalah seperempat jarak dari pusat ke permukaan atau sekitar 1/64 total volume matahari. Inti matahari adalah tempat berlangsungnya reaksi fusi nuklir helium menjadi hidrogen.

2. Zona Radioaktif
Zona radioaktif adalah zona yang menyelubungi zona inti matahari. Zona ini bekerja menyalurkan energi yang dibentuk oleh inti matahari dalam bentuk radiasi ke lapisan matahari yang lebih luar. Zona radioaktif memiliki suhu dan tekanan yang cukup tinggi, yaitu 7 – 2 juta derajat celcius, namun tidak memungkinkan terjadinya reaksi fusi nuklir. Kepadatan dari zona radioaktif ini adalah sekitar 20g/cm3.

3. Zona Konvektif
Zona konvektif merupakan zona penyeimbang karena memiliki suhu yang relative lebih rendah, yaitu  sekitar 2 juta derajat celcius. Hal ini memungkinkan inti atom mengalami pergerakan yang lebih lambat. Energi dari inti matahari membutuhkan waktu kurang lebih 170.000 tahun untuk mencapai zona konvektif. Sedangkan untuk mencapai bagian atas zona konvektif, energi membutuhkan waktu selang beberapa minggu.

 https://srikusyani34.files.wordpress.com/2013/06/3c0b8-lapisanmatahari.png
Gambaran Susunan Lapisan Matahari

4. Fotosfer
Lapisan fotosfer memiliki tebal kurang lebih 500 kilometer dan suhu sekitar 5.500 derajat celcius. Sebagian besar radiasi matahari akan diobservasi di fotosfer hingga menjadi sinar matahari di bumi dalam tenggat 8 menit setelah meninggalkan matahari.

5. Kromosfer

Warna dari lapisan kromosfer seringkali tidak tampak karena tertutup oleh cahaya terang yang dihasilkan oleh fotosfer. Namun di saat- saat tertentu, misalnya ketika terjadi gerhana matahari total, maka warna kromosfer akan terlihat seperti bingkai merah yang mengelilingi matahari. Warna merah ini disebabkan oleh tingginya kandungan helium di lapisan ini.

6. Korona
Korona adalah lapisan berwarna putih yang merupakan bagian terluar dari matahari. Lapisan terluar ini memiliki suhu yang lebih tinggi dari bagian dalam matahari yaitu antara 2 – 5 juta derajat farenheit.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s